Sunday, September 29, 2019

Why Worry, Lagu Puitisnya Dire Straits

Why Worry, balad milik Dire Straits ini ditulis Mark Knopfler untuk album Brothers in Arms. Selain liriknya yang puitis, Knopfler juga bermain-main dengan instrumen pada lagu ini. 'Main-main'-nya terbilang serius. Karena dari durasi panjangnya yang 8:31 menit, empat menit terakhirnya adalah instrumentalia. 


Beberapa grup dan penyanyi pernah membuat cover version-nya.  The Everly Brothers merekamnya untuk album Born Yesterday pada 1985. Jennifer Warnes memasukannya pada album Another Time, Another Place pada 2018.

Brothers in Arms sendiri adalah album studio kelima Dire Straits, yang rilis pada 13 Mei 1985. Album ini berjaya pada tangga lagu. Di Inggris berada di posisi pertama hingga 14 pekan. Sembilan pekan di Billboard 200, di Amerika Serikat. Untuk penjualan, album ini berada di urutan delapan dalam daftar best-selling album di Inggris. Di Amerika Serikat mendapatkan hingga sembilan kali platinum, terjual lebih dari 30 juta copy sedunia, dan menjadikannya salah satu album dengan penjualan terbaik dunia.

Album ini juga memenangkan Grammy Award pada 1986 untuk kategori Best Engineered Album, Non-Classical. Dua dekade berikutnya, memenangkan kembali Grammy untuk kategori Best Surround Sound Album.


Why Worry

Baby, I see this world has made you sad
Some people can be bad
The things they do, the things they say
But baby, I'll wipe away those bitter tears
I'll chase away those restless fears
And turn your blue skies into gray

Why worry
There should be laughter after pain
There should be sunshine after rain
These things have always been the same
So why worry now

Why worry now
Baby, when I get down I turn to you
And you make sense of what I do
And though it isn't hard to say
But baby, just when this world seems mean and cold
Our love comes shining red and gold
And all the rest is by the way

Why worry
There should be laughter after pain
There should be sunshine after rain
These things have always been the same
So why worry now
Why worry now

Wednesday, September 18, 2019

Love Me Do, Rekaman Pertama The Beatles

Boleh jadi I Want To Hold Your Hand menjadi lagu paling dikenal dari The Beatles. Atau A Day In The Life disebut-sebut sebagai lagu terbaik mereka. Tapi kita tahu, Love Me Do adalah lagu pertama The Beatles yang mendunia. Pertama mencantumkan nama grup asal Liverpool ini. Pertama  mencantumkan nama McCartney/Lennon sebagai penulis. Sebelumnya The Beatles pernah membuat rekaman bersama Tony Sheridan, membawakan lagu milik orang lain dan belum menggunakan nama The Beatles. Rekaman itu bertajuk Tony Sheridan and The Beat Brothers.

Yup, Love Me Do merupakan prestasi tersendiri dalam sejarah The Beatles. John dan Paul menulisnya bersama jauh sebelum lagu ini dirilis. Mereka menulis dalam sebuah kesempatan bolos dari sekolah. John masih 17 tahun dan Paul 16. Paul menulis lagu lirik untuk kekasihnya masa remajanya, Iris Caldwell. Hal unik lain dari lagu ini adalah ada tiga versi atau rekaman yang berbeda. Pada 6 June 1962 rekaman dibuat bersama drummer Pete Best. Pada 4 September 1962 bersama Ringo Starr. Dan pada 11 September 1962 bersama Andy White. Versi bersama Best dapat didengarkan di album Anthology 1, versi Starr rilis bersama album Past Master. Pilihan George Martin untuk rilis dalam album adalah versi White, dengan Ringo Starr memainkan tamborin.

Single Love Me Do dirilis pada 5 Oktober 1962 bersama PS I Love You. Awalnya hanya rilis di Inggris di bawah bendera Parlophone Records. Butuh waktu agak lama untuk bisa mendistribusikan lagu ini ke Amerika Serikat. 

Love Me Do
Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
So please, love me do
Whoa, love me do

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
So please, love me do
Whoa, love me do

Someone to love
Somebody new
Someone to love
Someone like you

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
So please, love me do
Whoa, love me do

Love, love me do
You know I love you
I'll always be true
So please, love me do
Whoa, love me do
Yeah, love me do
Whoa, oh, love me do

2016-56=

Wednesday, September 11, 2019

John Lennon dan Toronto Rock and Roll Revival


Sebuah peristiwa yang terjadi di bulan September adalah follow up dari undangan promotor live music, John Brower, kepada John Lennon, untuk hadir pada festival Toronto Rock and Roll Revival, 13 September 1969. Saat itu The Beatles sudah memutuskan untuk tidak lagi manggung, dan mereka mengalami vakum. Selain bersama Yoko Ono, Lennon mengundang Eric Clapton, Klaus Voormann, dan Alan White untuk bergabung. Tawaran pertama sebetulnya disampaikan kepada George Harrison. Tapi George tak tertarik untuk terlibat.


Pada ajang tersebut Lennon manggung untuk pertama kalinya bersama Plastic Ono Band. Dan hari itu, John membuat pernyataan tentang keluar dari The Beatles.


Toronto Rock and Roll Revival diadakan di Varsity Stadium, University of Toronto, Ontario, Kanada. Sebanyak 20.000 penonton memenuhi stadium. Festival ini menampilkan sejumlah pertunjukan musik populer dari tahun 1950-an dan 1960-an Pemain yang awalnya terdaftar adalah Whiskey Howl, Bo Diddley, Chicago, Junior Walker dan All Stars, Tony Joe White, Alice Cooper, Chuck Berry, Mother Cat dan All Night News Boys, Jerry Lee Lewis, Gene Vincent, Little Richard, Doug Kershaw, dan The Doors. John Lennon, Yoko Ono dan The Plastic Ono Band tidak dipublikasikan rencana kehadirannya. John dan Yoko kemudian merilis album Live Peace in Toronto 1969.

Wednesday, September 4, 2019

Come Together, Berawal Dari Lagu Pesanan Kampanye


Adalah seorang Timothy Leary, psikolog yang menjadi terkenal karena bereksperimen dengan LSD sebagai cara untuk meningkatkan interaksi sosial dan meningkatkan kesadaran. Ia melakukan banyak percobaan bukan hanya pada relawan tapi juga dirinya sendiri. Dikatakannya, obat memiliki banyak kualitas positif jika diambil dengan benar. Ketika pemerintah menindak LSD, percobaan Leary dihentikan dan dia ditangkap atas tuduhan narkoba. 


Tahun 1969, Leary memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur California, dan meminta John Lennon menulis lagu untuknya. Dalam wawancara dengan Majalah Playboy pada 1980, John Lennon mengatakan, ide Come Together muncul saat Leary mendatangi The Beatles dan minta dibuatkan lagu (untuk kampanyenya melawan Reagan). “I tried and I tried, but I couldn't come up with one. But I came up with this, 'Come Together,' which would've been no good to him, you couldn't have a campaign song like that, right?"
 
Come Together rilis bersama album Abbey Road pada tahun 1969. Lagu ini menempati posisi puncak pada tangga lagu Inggris, mendapatkan Grammy untuk kategori best engineered recording.

Saat George Martin menjadi produser untuk film Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band, Aerosmith diundang untuk membuat cover version-nya. Grup yang dimotori Steven Tyler tampil dalam film sebagai the Future Villain Band. Selain Aerosmith, ada Peter Frampton dan The Bee Gees yang juga bergabung dalam film tersebut, namun sayangnya itu film yang gagal. Lagunya sendiri yang rilis sebagai single, berhasil masuk tangga lagu Amerika Serikat. Lagu ini juga dibawakan kembali oleh sejumlah nama seperti Michael Jackson, Tina Turner, Meat Loaf, Guns N' Roses, Soundgarden, Marilyn Manson, Nazareth, dan Oasis.

Come Together

Here come old flattop, he come grooving up slowly
He got joo-joo eyeball, he one holy roller
He got hair down to his knee
Got to be a joker he just do what he please

He wear no shoeshine, he got toe-jam football
He got monkey finger, he shoot coca-cola
He say “I know you, you know me”
One thing I can tell you is you got to be free
Come together right now over me

He bag production, he got walrus gumboot
He got Ono sideboard, he one spinal cracker
He got feet down below his knee
Hold you in his armchair you can feel his disease
Come together right now over me

(Right!
Come, oh, come, come, come.)

He roller-coaster, he got early warning
He got muddy water, he one mojo filter
He say “One and one and one is three”
Got to be good-looking cos he’s so hard to see
Come together right now over me

Oh
Come together
Yeah come together
Yeah come together
Yeah come together
Yeah come together
Yeah come together
Yeah come together
Yeah oh
Come together
Yeah come together


Monday, September 2, 2019

September Ceria, Penanda Datangnya September Dari Vina


Nama Vina Panduwinata seolah sebuah jaminan sebuah lagu bakal beken. Pun lagu yang sering digunakan untuk menandai hadirnya September ini: September Ceria. Lagu ini dirilis bersama album kedua Vina, Citra Pesona.


Kehadiran Vina di blantika musik tanah air terbilang mengejutkan. Warna suaranya yang unik, dengan lagu-lagu yang memang digarap oleh para jawara musik tanah air, menjadikan album perdananya langsung disambut antusias. Demikian pula begitu lanjut album kedua, disambut pula dengan hangat pecinta musik tanah air. Album Citra Pesona yang musiknya digarap Addie MS ini rilis tahun 1983, masih di bawah bendera Jackson Records. Beberapa hits lahir dari album ini, seperti September Ceria, Dunia Yang Kudamba, Kasmaran, dan Rembulan.


Hal unik yang juga ditampilkan album ini adalah penampakan Vina yang seksi. Pada album pertama Vina tampil dengan rambut tebalnya yang mengesankan culun aka polos. Sedangkan di album kedua, Vina dimunculkan dalam sosok yang menggoda. Gambar yang tentunya tak megurangi kualitas suara si burung camar.

Hal unik lainnya adalah fakta tentang ulang tahun yang berbarengan di bulan September, yakni sang pencipta lagu, James F Sundah, penyanyi, Vina, dan MD, Addie MS. Selain faktor-X itu, menurut Sundah momentum yang tepat juga menjadikan lagu ini dikenal dan akan terus diingat. "Seluruh dunia merasakan perubahan pada bulan September. Negara yang empat musim, biasanya bulan September masuk ke musim gugur. Kemudian yang di bagian selatan musim semi, dan negara tropis seperti kita biasanya masuk musim hujan," ungkap Sundah.

September Ceria

Di ujung kemarau panjang
yang gersang dan menyakitkan
kau datang menghantar
berjuta kesejukan

Kasih
kau beri udara untuk nafasku
kau beri warna
bagi kelabu jiwaku

Tatkala butiran hujan
mengusik impian semu
kau hadir di sini
di batas kerinduanku

Kasih
kau singkap tirai
kabut di hatiku
kau bawa harapan baru
untuk menyongsong
masa depan bersama

September ceria
september ceria
september ceria
september ceria milik kita bersama

Ketika rembulan tersenyum
di antara mega biru
Kutangkap sebersit
isyarat di matamu

Kasih
kau sibak sepi di sanubariku
kau bawa daku berlari
di dalam asmara
yang mendamba bahagia

Pada tahun 2000an, grup Laluna membawakan kembali lagu ini dalam versi mereka.




Sunday, September 1, 2019

Salsabilbo, Laskar Garuda, dan Semangat Muda


Sebuah nama gadis belia, berbagi semangat kebangsaan dalam lagu yang baru dirilis Agustus lalu. Salsabilbo. Single bertajuk Laskar Garuda rilis bertepatan dengan peringatan 74 tahun kemerdekaan RI. 


Laskar Garuda mengusung tema tentang semangat dalam berkarya dan berjuang untuk Indonesia. Lirik yang optimis dipadu dengan musik digital yang gempita menjadikan lagu ini tampil energik. Terlebih dengan tambahan gebukan drumnya Magi dari band /rif. Ide kolaborasi dengan musisi yang terhitung senior ini datang dari produser dan pencipta lagu, Opit Bey. 

“Saya ingin memunculkan sesuatu yang berbeda. Kebetulan sudah kenal lama dengan Magi, kenapa engga berkolarasi saja. Kolaborasi dua generasi yang berbeda ini tentunya jadi tantangan tersendiri buat Salsa,” ungkap Opit. 

Namun ternyata Salsa merasa nyaman dalam kolaborasinya dengan Magi. “Aku senang bisa kolaborasi dengan Om Magi. Aku bisa kolaborasi dengan siapa saja, walaupun umurnya jauh. Genre musiknya juga beda," jelas Salsa.

Salsa sendiri bukan penyanyi yang sama sekali baru. Gadis muda kelahiran Jakarta, 21 November 2005 itu setidaknya telah merilis dua single, yakni Make A Wish dan Gak Usah Takut. Lagu yang terakhir mengundang cukup banyak apresiasi dari undangan yang hadir saat Salsa tampil di The Papandayan, Hotel Jalan Gatot Subroto, Bandung, Kamis, 29 Agustus 2019. Apa pasal? Karena lagu Gak Usah Takut menghadirkan nuansa ‘dark’. Di sisi lain, lewat lagu ini terdengar cukup jelas karakter suara Salsa yang oleh Opit dianggap unik. 


Opit mengaku sedari awal tertarik dengan Salsa, karakter suara dan pribadinya. Opit menemukan Salsa saat gadir 13 tahun itu sedang mengikuti les vokal di sanggar milik Uchi Wibi. Sebagai penyuka sosok nyleneh seperti David Bowie dan Alice Cooper, Opit menikmati karakter unik Salsa.

"Aku awalnya merasa aneh dengan suara aku. Tapi menurut Om Opit. suara aku berkarakter. Aku jadi percaya diri," ungkap Salsa.

Hal yang sama juga diungkapkan Magi/rif. Ia menilai Salsa menyimpan potensi besar untuk menjadi penyanyi. Maka saat dilamar Opit untuk kolaborasi, Magi langsung menerima. Ia juga berharap kolaborasi terus berlanjut, tak berhenti di satu single. 

Terkait dengan nuansa ‘dark’ dari single kedua Salsa, Gak Usah Takut, Opit optimis lagu tersebut akan menemukan pasarnya sendiri. Apalagi lirik lagu bicara tentang persoalan yang bisa dialami oleh semua orang. Menurutnya lagu remaja tak perlu melulu yang ceria.

“Anak remaja juga punya persoalan. Mungkin juga punya kemurungan yang sama. Tapi lagu ini sekaligus menawarkan semangat untuk bangkit. Dan berharapnya lagu ini tak hanya dinikmati oleh remaja tapi juga orang dewasa,” jelas Opit.

Sebagai remaja yang masih bertumbuh, Salsa juga memiliki masalah. Meski diakuinya banyak remaja lain yang punya masalah berat. Dan Salsa tampaknya dapat melakoni perannya sebagai siswa sekaligus penyanyi dengan baik. Menurut pengakuan sang ibu yang setia mendampingi Salsa, anak bungsunya tersebut masih berada dalam peringkat 10 besar di sekolahnya. Salsa juga terlibat banyak kegiatan yang ikut mengharumkan nama sekolah, sehingga pihak sekolah juga memberikan kelonggaran untuk aktivitas Salsa di dunia tarik suara. 


Laskar Garuda
Music & Lyric by Opit Bey

Hey Ho! Hey Ho! Hey Ho! Hey Ho! A
Aku Kau dengan dia, Garuda namanya Sang Pejuang Negeri.. Indonesia
Merah Putih Benderaku
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Tunjukkan Kepada Dunia

Hey Ho! Hey Ho!
Aku Kau dengan dia, Garuda namanya Lambang Kebanggan Indonesia
Merah Putih Benderaku
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Bangkitkan Semangat Merdeka
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Tunjukkan Kepada Dunia

Hey... Hey Yo.. Hey Yo.. Hey Yo..
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Bangkitkan Semangat Merdeka
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Bangkitkan Semangat Merdeka
Laskar Garudaku, Jadilah Juara Tunjukkan Kepada Dunia
Laskar Laskar Laskar Garuda Laskar Laskar Laskar Garuda
Laskar Laskar Laskar Garuda Laskar Laskar Laskar Garuda


Salsabilbo : Vox & Backing Vox
Magi/rif   : Drums
Teddy/rif  : Bass
Opit Bey   : Everything else