Wednesday, July 24, 2019

The Beatles Berlibur di Negeri Para Dewa


Pada akhir Juli 1967 The Beatles menikmati liburan di Yunani. Awalnya mereka mendiskusikan proyek film mereka, Magical Mystery Tour, lalu tercetus untuk berlibur ke negeri seribu dewa tersebut. Mereka menyukai Yunani dan sempat muncul ide: membeli sebuah pulau terpencil di Yunani.
 
The Beatles bersama musisi Yunani

Ide tinggal di pulau terpencil Yunani itu datang dari John Lennon. Ia berpikir, The Beatles tinggal di pulau yang sama dalam villa yang terpisah. Selain itu disediakan rumah untuk staf dan para pengunjung. Adalah Alexis Mardas atau dikenal sebagai Magic Alex, kawan Lennon yang orang Yunani, menyiapkan segala keperluan mereka di negara ini. Mardas terbang ke Yunani dan menemukan sebuah pulau yang dianggapnya tepat. Leslo atau Leso, pulau dengan luas sekitar 80 ha dengan lokasi pemancingan, pantai, ‘16 ha kebun zaitun’ dengan harga £90.000.

“We're all going to live there, perhaps forever, just coming home for visits. Or it might just be six months a year. It'll be fantastic, all on our own on this island. There some little houses which we'll do up and knock together and live communally,” kata John Lennon seperti ditulis di buku Anthology. Hal yang lebih kurang sama diungkap Paul McCartney. Dalam buku autobiografinya, Many Years From Now, ia juga menyebut tentang ‘mimpi’ itu. Mimpi tentang sebuah komunitas terbatas yang tak seorang pun akan mengganggu gaya hidup mereka. Tak ada yang meminta berhenti merokok, atau melarang mengkonsumsi obat-obatan, menikmati air dan matahari yang melimpah. Hal serupa diceritakan Derek Taylor. Mengutip Lennon, Derek mengatakan, “They've tried everything else.. wars, nationalism, fascism, communism, capitalism, nastiness, religion - none of it works. So why not this?”

The Beatles pun merembugkan keinginan membeli pulau. Mereka meminta Alistair Taylor untuk mengurus. Tapi ada semacam kerumitan administratif. The Beatles harus mengajukan ijin ke pemerintah untuk membelanjakan uang mereka sebesar £90.000 keluar negeri. Sepertinya mimpi itu akhirnya tak terealisasi. Bahkan di kemudian hari, dalam pelacakan jejak The Beatles di Yunani, nama pulau Leslo atau Leso tersebut tak ditemukan. Konon hampir semua pulau di Yunani milik perorangan dengan nilai di kisaran €3 hingga €150 juta. Sebuah pulau yang kemungkinan terkoneksi dengan The Beatles adalah Trinity Island  yang memiliki luas 12 ha. Dalam bahasa Yunani pulau ini disebut Agia Triada atau Holy Trinity. Entah kabar mana yang tepat. 
Liburan The Beatles yang ditayangkan majalah Fab 208, 7 Oktober 1967

Liburan usai, The Beatles meninggalkan Yunani. Diawali dengan George Harrison, Pattie Boyd, Ringo Starr (tak ditemani istrinya, Maureen yang sedang hamil), dan Neil Aspinall yang pulang pada 22 Juli. Sedangkan John Lennon, Cynthia dan Julian, Paul McCartney dan Jane Asher, Paula-saudara Pattie, Magic Alex, Mal Evans, dan Alistair Taylor baru keesokan harinya. Mereka menyewa sebuah yacht mewah bernama ‘MV Arvi’, yang terdiri dari 24 tempat istirahat dengan delapan awak termasuk kapten, koki dan dua pelayan.

Friday, July 19, 2019

Ajakan Refleksi Sting Bersama Fields of Gold

Fields of Gold bercerita tentang perasaan gembira. Namun lewat lagu ini juga Sting mengingatkan, sukacita bisa berakhir, pada suatu ketika. 


Sting terinspirasi untuk menulis lagu ini ketika pada sebuah sore menikmati matahari tenggelam. Menghayati kehidupan cintanya yang indah bersama Trudie Styler, yang dinikahinya tahun 1992. Sting menggambarkan dengan cerdas perihal kehidupan dengan kalimat yang penuh metafor. Doktor musik ini mengakui Fields of Gold sebagai salah satu lagu favoritnya.

Fields of Gold rilis tahun 1993 dalam album Ten Summoner's Tale. Lagu ini juga rilis dalam single dan mampu meraih posisi 16 pada tangga lagu Inggris dan 23 di Billboard Hot 100 serta nomor 2 pada Billboard Adult Contemporary Chart. Lagu ini menjadi hit banyak negara Eropa, seperti Irlandia, Jerman, Belanda, Swiss, dan beberapa negara lain.

Fields Of Gold

You'll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You'll forget the sun in his jealous sky
As we walk in fields of gold

So she took her love
For to gaze awhile
Upon the fields of barley
In his arms she fell as her hair came down
Among the fields of gold

Will you stay with me, will you be my love
Among the fields of barley
We'll forget the sun in his jealous sky
As we lie in fields of gold

See the west wind move like a lover so
Upon the fields of barley
Feel her body rise when you kiss her mouth
Among the fields of gold
I never made promises lightly
And there have been some that I've broken
But I swear in the days still left
We'll walk in fields of gold
We'll walk in fields of gold

Many years have passed since those summer days
Among the fields of barley
See the children run as the sun goes down
Among the fields of gold
You'll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You can tell the sun in his jealous sky
When we walked in fields of gold
When we walked in fields of gold
When we walked in fields of gold

Wednesday, July 17, 2019

The Beatles, Maharishi, dan Sexy Sadie


Pada 19 Juli 1968, The Beatles mulai merekam Sexy Sadie yang disebut-sebut sebagai kritik John Lennon terhadap Maharishi Mahesh Yogi. Apa pasal?


Lihat lirik pembukanya:

Sexy Sadie what have you done
You made a fool of everyone
You made a fool of everyone
Sexy Sadie ooh what have you done


Awalnya Lennon menjuduli lirik yang ditulisnya dengan Maharishi. Atas permintaan George Harrison ia lantas menggantinya menjadi Sexy Sadie. Lagu yang mengesankan cerita tentang seorang perempuan yang mengambil keuntungan atau memanfaatkan laki-laki. Sesungguhnya menjadi sindiran Lennon untuk Maharishi yang dianggapnya hanya memanfaatkan Beatles untuk uang dan mendekati perempuan. Lennon mengaku kecewa saat ia mendapati Maharishi berperilaku tak wajar terhadap Mia Farrow. Ia menulis lirik ini saat sedang berkemas untuk meninggalkan India. “Maharishi what have you done, you made a fool...” gumamnya.


The Beatles bertemu Maharishi Mahesh Yogi pertama kali tahun 1967. Mereka tertarik karena saat itu Maharishi adalah salah satu guru Meditasi Transendental yang cukup terkenal. Nama kecilnya Mahesh Prasad Varma. Lahir di Raipur, India, pada tahun 1917. Pada usia 24 tahun Maharishi menjadi asisten personalnya Swami Saraswati, guru spiritual terkenal India yang ia panggil 'Guru Deva'. Istilah yang kita dengar di lagu Across the Universe. Maharishi sempat mengenyam bangku kuliah di Allahabad University, jurusan Ilmu Fisika. Maharishi bersama Swami hingga dia meninggal tahun 1953. Lalu ia memutuskan pindah ke daerah Himalaya. Di tempat barunya, Maharishi mengajar ilmu meditasi yg disebutnya 'Deep Transcendental Medication’. 


Bagaimana The Beatles mengenal Maharishi? Nama Maharishi sudah banyak didengar personil The Beatles sejak mereka kecil. Namun yang di kemudian hari meminati spiritualitas yang ditawarkan Maharishi bukan The Beatles tapi Pattie Boyd. Istri cantik George Harrison inilah yang awalnya tertarik dengan filosofi dari negeri Timur. Tahun 1966 George mengajak Boyd ke Bombay. Saat itu George tertarik. Baru sebatas musik, bukan spiritualitasnya. Tapi Boyd sungguh-sungguh tertarik. Maka waktu Maharishi ke London untuk menggelar ceramah, Boyd bujuk George untuk hadir. George yang awalnya ogah-ogahan akhirnya mengajak John, Paul, dan Jane Asher. Mereka pun duduk di barisan pertama. Ringo Starr tak ikut karena istrinya melahirkan. 


Maharishi Mahesh Yogi menjadi guru spiritual dari banyak pesohor. Selain The Beatles, di antaranya adalah Mick Jagger, Mike Love dari Beach Boys, Donovan, Mia Farrow, dan Deepak Chopra. Kematiannya pada 5 Februari 2008 mendapatkan publitas besar. Surat kabar di seluruh dunia menuliskannya. Selama kurun waktu tahun 60-70an Maharishi menangguk popularitas sekaligus kekayaan. Ia mendirikan Maharishi University of Management di Iowa. Ia menulis 16 buku dengan keuntungan sekitar US $ 2 milyar. Ia mendapat lisensi untuk Transendental Meditasi dan menjualnya di lebih dari 130 negara. 


Kembali ke proses produksi. The Beatles merekam Sexy Sadie di Studio Two, EMI Studios, Abbey Road dengan produser George Martin dan teknisi Ken Scott. Rekaman dilakukan pada tangga 19 dan 24 Juli dan 13 dan 21 Agustus 1968. Dirilis di bawah label Apple Records pada 22 November 1968.


Sexy Sadie


Sexy Sadie what have you done
You made a fool of everyone
You made a fool of everyone
Sexy Sadie ooh what have you done

Sexy Sadie you broke the rules
You layed it down for all to see
You layed it down for all to see
Sexy Sadie oooh you broke the rules

One sunny day the world was waiting for a lover
She came along to turn on everyone
Sexy Sadie the greatest of them all

Sexy Sadie how did you know
The world was waiting just for you
The world was waiting just for you
Sexy Sadie oooh how did you know

Sexy Sadie you'll get yours yet
However big you think you are
However big you think you are
Sexy Sadie oooh you'll get yours yet

We gave her everything we owned just to sit at her table
Just a smile would lighten everything
Sexy Sadie she's the latest and the greatest of them all

She made a fool of everyone
Sexy Sadie

However big you think you are
Sexy Sadie 

*

berbagai sumber

Wednesday, July 10, 2019

Mengenang Seorang Julia Lennon

Bulan Juli mengingatkan pada nama sosok penting bagi personil The Beatles. Julia Lennon, ibunya John yang meninggal dunia pada 15 Juli 1958. 



Sore itu, John menenteng gitarnya menuju rumah sang bibi, Mimi. Dari kejauhan ia melihat Julia sedang menyeberang jalan, yang diketahui kemudian kalau Julia baru mengunjungi rumah Mimi. Sebuah mobil berjalan dengan kencang, seolah tak mempedulikan sosok Julia. Peristiwa tragis itu terjadi di depan mata John. Julia, ibu yang melahirkannya telah pergi. 


Seperti kita tahu, kehidupan masa kecil John bisa dibilang berantakan. Tak ada ayah, ibu bersama lelaki lain, dan ia tinggal bersama bibi. Ada yang menyalahkan Julia, karena seolah ia hanya mengejar kebahagiaannya sendiri, mengabaikan John yang membutuhkan kehadiran seorang ibu. Tapi John memiliki hubungan yang unik dengan Julia. Perempuan inilah yang memberinya bakat bermusik. Julia adalah sosok perempuan impulsif, ceria, sekaligus rapuh. Ia mencintai John. Bocah yang dilahirkannya dalam bangunan bawah tanah rumah sakit pada 9 Oktober 1940, saat udara Inggris dipenuhi pesawat-pesawat Jerman Nazi yang membombardir Liverpool, diberinya nama ‘John Winston Lennon’. Nama tengahnya mengambil nama Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill yang dikaguminya. Berharap kelak John pun akan menjadi orang penting. Dan bocah lucu itupun menjadi tumpahan kasih sayangnya, dibawa ke mana pun ia pergi. Hingga ia berjumpa dengan John Dykins, sosok yang memberinya kegembiraan baru, hal yang tak lagi diperolehnya dari Alfred Lennon, sang suami. 


Dianggap berada dalam hubungan yang tak pantas, Bibi Mimi mengambil alih pengasuhan John. Sejak umur 5 tahun John tinggal bersama bibinya tersebut. Meski demikian ia sering berjumpa dengan Julia. Bahkan ia kemudian belajar gitar dari Dykins. Pasangan ibunya ini ternyata mengapresiasi dengan baik kepekaan seninya. Kalau banyak referensi yang menyebutkan John mendapatkan gitar dari ibunya, konon sebetulnya gitar itu pemberian Dykins. Ia menyertainya dengan catatan: For My Son John Winston Lennon. Hadiah yang sangat disukai John. Hingga tiga kali John memastikan kalau gitar itu untuknya. Julia belum pernah melihat mata John sesenang itu. Ia merasa Dykins telah menyentuh sisi terdalam batinnya, dan ia pun tahu mengapa ia mencintai lelaki tersebut.


Membayangkan rasa cinta dan sakit berkecamuk dalam benak John sepanjang hidupnya. Entah.. Yang jelas ia menuliskan lagu-lagu yang terinspirasi oleh ibunya. Atau yang jelas didedikasikannya untuk sang ibu, Julia dan Mother.


Julia lahir dengan nama Julia Stanley, pada tahun 1914 di 8 Head Street, Toxteth, Liverpool Selatan. Ia anak keempat dari lima bersaudara.  Ayahnya, George Ernest Stanley, adalah pensiunan Angkatan Laut Pedagang dan bekerja sebagai penyelidik asuransi. Julia meninggal dunia pada usia 44 tahun. 


Mari lihat seperti apa John mengekspresikan rasanya tentang sang ibu..


Julia


Half of what I say is meaningless
But I say it just to reach you, Julia

Julia, Julia, ocean child, calls me
So I sing a song of love, Julia
Julia, seashell eyes, windy smile, calls me
So I sing a song of love, Julia

Her hair of floating sky is shimmering, glimmering
In the sun

Julia, Julia, morning moon, touch me
So I sing a song of love, Julia

When I cannot sing my heart
I can only speak my mind, Julia

Julia, sleeping sand, silent cloud, touch me
So I sing a song of love, Julia

Hum, hum, hum, calls me
So I sing a song of love, Julia, Julia, Julia