Sunday, October 25, 2015

Allen Klein, Penyelamat atau Pembawa Bencana?

Allen Klein. Namanya disebut-sebut sebagai salah satu penyebab bubarnya The Beatles. Bahkan pada akhir 1970 Paul McCartney membuat tuntutan hukum karena alasan tersebut.


Pasca meninggalnya manager mereka, Brian Epstein, The Beatles memutuskan untuk tidak mempekerjakan manager baru, dan mengontrol sendiri karir mereka.  Proyek pertama mereka tanpa Brian Epstein menuai banyak kritik, dan disinyalir sebagai awal keruntuhan Beatles. Proyek ini, Magical Mystery Tour dibuat untuk album sekaligus acara spesial di BBC. Berikutnya, tahun 1968, Beatles mendirikan label rekaman mereka sendiri, Apple. Mereka mulai merekam lagu untuk album terbaru mereka. Namun sesi-sesi rekaman mulai diwarnai dengan ketegangan. Banyak perselisihan yang muncul di antara mereka.

Lantas siapakah Allan Klein?

Allan Klein adalah anak imigran Yahudi dari Budapest. Ia lahir di Amerika pada 18 Desember 1931. Ia alumni Upsala College, New Jersey, danlangsung berkarir sebagai auditor untuk perusahaan rekaman dan pembukuan bagi sejumlah nama pesohor. Klien pertamanya adalah  Bobby Darin yang dijumpainya di sebuah pesta pernikahan. Pada tahun 1963 Klein menjadi manajer bisnis Sam Cooke. Ia memprakarsai negosiasi kesepakatan antara bintang dan industri musik, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan Cooke berhak atas semua rekaman di masa depan, agenda konser, royalti 10% dari semua penjualan rekaman. Kesepakatan itu berpengaruh besar terhadap industri musik. 

Saat manajer The Rolling Stones, Andrew Oldham, tersangkut urusan drugs pada tahun 1965, Klein mengambil alih pengelolaan bisnis Stones. Jagger, konon awalnya terkesan dengan keterampilan bisnis Klein. Dari situlah memberi rekomendasi saat tahu Paul McCartney sedang mencari oarng yang bisa mengelola urusan bisnisnya The Beatles. Klein bertemu John Lennon pertama kali pada proyek ‘Rolling Stones Rock And Roll Circus’. Namun mereka tidak membicarakan bisnis. Belakangan, Rolling Stones malah meragukan Klein. Mereka kemudian memutuskan untuk memecatnya pada akhir tahun 1960, dan mendirikan bisnis mereka sendiri pada tahun 1970. 


Tak lama setelah rekaman Rock And Roll Circus, Allen Klein membaca komentar John Lennon perihal masalah keuangan di Apple Corps. Dan sepertinya Lennon tertarik untuk meminta Klein terlibat. Begitu pula dua personil lain, George dan Ringo. Paul tak sepakat. Namun saat pengambilan foto ia setuju untuk berpose bersama The Beatles dan Klein sebagai tanda persatuan. Sesungguhnya, ia tidak pernah memberikan tanda tangannya. Klein menawarkan untuk mengambil komisi hanya pada peningkatan bisnis The Beatles dengan melakukan beberapa perubahan metode. Hal yang kemudian dilakukannya dengan cepat adalah melakukan negosiasi ulang kontrak mereka dengan EMI. Dengan kesepakatan baru itu The Beatles mendapatkan royalti tertinggi yang pernah dibayarkan untuk seorang seniman pada masa itu. Sebagai imbalannya, EMI diijinkan untuk melepaskan kompilasi Beatles, hal yang sebelumnya selalu ditolak Brian Epstein.

Tindakan Klein telah memberi The Beatles hit dan pendapatan yang dibutuhkan. Ia juga membantu proyek The Beatles yang lama terabaikan, Let It Be. Klein membawa Phil Spector ke Inggris untuk bekerja di dalamnya, hal yang makin membuat geram Paul. Apple Corps pun dirombak  besar-besaran. Klein drastis memotong pengeluaran. Ia juga meniadakan banyak biaya staf. Termasuk memecat Alistair Taylor, asisten Epstein yang sudah berkawan dekat dengan The Beatles. Kondisi ini pada akhirnya makin memperburuk kondisi mereka yang sebelumnya sudah rumit.

Dalam ketaknyamanan suasana itu, masing-masing personel Beatles merekam solo mereka. Paul yang marah karena Klein mengajak Phil Sector untuk memproduksi dan menggarap Get Back, merilis album solonya pada April 1970, sebelum Let It Be rilis. Ia sekaligus mengumumkan kepada publik bahwa ia keluar dari Beatles. Sebelumnya, John Lennon juga merilis album solo yang direkamnya bersama Yoko Ono. Album bertajuk Unfinished Music No. 1 – Two Virgins yang banyak dibicarakan.

Setelah The Beatles bubar, Klein sempat membantu Lennon dan Yoko dalam pembuatan film Imagine. Ia juga membantu George Harrison mengatur konser untuk Bangladesh. Namun kerjasama itu pun berakhir buruk, salah satunya terkait keuangan. Klein juga dituduh menyimpan uang dari album live. Kesepakatan Klein dengan Harrison perihal Ono yang tidak harus tampil di konser, menyebabkan gangguan hubungan Klein dengan Lennon. Klein dipecat. Sebaliknya, ia lantas menggugat Lennon, Harrison, dan Starr sebesar $ 19 juta. Pada tahun 1977 ia menerima klaim sebesar $ 4.200.000.

Steel And Glass yang dirilis Lennon tahun1974 dalam album ‘Walls And Bridges’ adalah lagu  yang ditulis Lennon untuk meyerang Klein. Pada George dapat ditemukan dalam versi demo lagu Beware O Darkness dari album ‘All Things Must Pass’.

Di masa tuanya, Allen Klein menderita Alzheimer. Ia meninggal dunia pada Sabtu, 4 Juli 2009, di rumahnya di New York City pada usia 77 tahun.

Tuesday, October 20, 2015

More Than Feeling, Lagu Yang Butuh 5 Tahun Untuk Menuntaskannya

Leader Boston, Tom Scholz,  menulis ini. Seperti ditulis Majalah Rolling Stone, Scholz terinspirasi oleh heart-tugging mood pada lagunya Left Banke, Walk Away Renee, yang populer tahun 60-an akhir. Ia butuh 5 tahun untuk menuntaskan More Than Feeling, yang kemudian menjadi single pertama Boston ini. Tahun 1976 mereka merilisnya dalam album bertajuk Boston, di bawah bendera Epic Records.


Penikmat musik menyukai More Than Feeling. Di Amerika Serikat lagu ini masuk lima besar Billboard Top 40. Pada tahun 2009 oleh VH1 lagu ini dinobatkan sebagai the 39th best hard rock song of all time. Lagu ini juga masuk dalam daftar 500 Greatest Song versi Majalah Rolling Stone. Sedangkan album Boston sendiri menjadi salah satu penjualan terbaik sepanjang masa. Selama bertahun-tahun album ini menjadi yang terlaris di AS dengan 17 juta penjualan.

Sejumlah artis membuat cover version lagu ini. Sebut saja Ingram Hill, Nirvana, No Mercy, *NSYNC, dan Sleater-Kinney. Kurt Cobain malah sering memainkan musik lagu ini sebagai intro hit-nya Nirvana, Smells Like Teen Spirit.

More Than A Feeling
I looked out this morning and the sun was gone
Turned on some music to start my day
I lost myself in a familiar song
I closed my eyes and I slipped away

It's more than a feeling, when I hear that old song they used to play (more than a feeling)
I begin dreaming (more than a feeling)
'Till I see Marianne walk away
I see my Marianne walkin' away

So many people have come and gone
Their faces fade as the years go by
Yet I still recall as I wander on
As clear as the sun in the summer sky

It's more than a feeling, when I hear that old song they used to play (more than a feeling)
I begin dreaming (more than a feeling)
'Till I see Marianne walk away
I see my Marianne walkin' away

When I'm tired and thinking cold
I hide in my music, forget the day
And dream of a girl I used to know
I closed my eyes and she slipped away
She slipped away

It's more than a feeling, when I hear that old song they used to play (more than a feeling)
I begin dreaming (more than a feeling)
'Till I see Marianne walk away

Tuesday, October 6, 2015

(I've Had) The Time of My Life, Ngehits Bersama Dirty Dancing

Siapa yang pernah muda di tahun 1987? Pasti ingat film ini: Dirty Dancing. Film ini mempopulerkan Patrick Swayze dan lagu yang menjadi soundtracknya, (I've Had) The Time of My Life.


Dirty Dancing berkisah tentang seorang gadis remaja yang menjalin hubungan dengan seorang instruktur dansa yang ditemuinya saat liburan musim panas. Ditulis oleh Eleanor Bergstein dengan sutradara Emile Ardolino. Selain Patrick Swayze, film ini dibintangi Jennifer Grey, Cynthia Rhodes, dan Jerry Orbach. Awalnya banyak pihak pesimis dengan film karena pemainnya tak terkenal, kecuali legenda Broadway, Jerry Orbach yang hanya mendapat peran pendukung. Tak dinyana, Dirty Dancing menjadi box office. Hingga tahun 2009, film ini telah meraup lebih dari 214.000.000 dolar AS di seluruh dunia. Film ini juga disebut-sebut sebagai film pertama yang sukses menjual lebih dari satu juta kopi DVD Home Video.

Suksesnya film tersebut dibarengi dengan larisnya singel (I've Had) The Time of My Life. Lagu ini, bersama lagu-lagu lain yang menjadi soundtrack, diproduksi oleh Jimmy Ienner. Lagu yang dibawakan Bill Medley & Jennifer Warnes ini berhasil mengantongi dua multi-platinum dan berhasil memenangkan Golden Globe dan Academy Award untuk kategori Best Original Song, serta Grammy Award untuk kategori Best Duet pada tahun 1988.

(I've Had) The Time of My Life

Boy: Now I've had the time of my life
No I never felt like this before
Yes I swear it's the truth
and I owe it all to you

Girl: 'Cause I've had the time of my life
and I owe it all to you

Boy: I've been waiting for so long
Now I've finally found someone
To stand by me

Girl: We saw the writing on the wall
As we felt this magical fantasy

Both: Now with passion in our eyes
There's no way we could disguise it secretly
So we take each other's hand
'Cause we seem to understand the urgency

Boy: just remember

Girl: You're the one thing

Boy: I can't get enough of

Girl: So I'll tell you something

Both:This could be love because

(CHORUS)
Both: I've had the time of my life
No I never felt this way before
Yes I swear it's the truth
And I owe it all to you
'Cause I've had the time of my life
And I've searched through every open door
'Til I found the truth
And I owe it all to you

Girl: With my body and soul
I want you more than you'll ever know

Boy: So we'll just let it go
Don't be afraid to lose control

Girl: Yes I know whats on your mind
When you say:
"Stay with me tonight."

Boy: Just remember
You're the one thing

Girl: I can't get enough of

Boy: So I'll tell you something

Both: This could be love because

(CHORUS)
Both: 'Cause I had the time of my life
No I've never felt this way before
Yes I swear it's the truth
And I owe it all to you
'Cause I've had the time of my life
And I've searched through every open door
Till I found the truth
and I owe it all to you

*Instrumental*

Boy: Now I've had the time of my life
No I never felt this way before

(Girl: Never Felt this way)

Boy: Yes I swear it's the truth
and I owe it all to you

Both: 'Cause I had the time of my life
And I've searched through every open door
Till I've found the truth
and I owe it all to you

Both: "cause I've had the time of my life
No I've never felt this way before
Yes I swear it's the truth
And I owe it all to you